Drill Servants

Jasa pembuatan sumur bor

Hal yang perlu diperhatikan saat pemilihan pompa

Berdasarkan pengalaman kami saat menangani masalah dan keluhan konsumen yang menggunakan pompa air untuk mendapatkan air bersih mulai dari perumahan, perkantoran, sarana dan prasarana umum sampai hotel dan apertemen, beberapa dari jasa sumur bor pernah mengalami salah pada saat menentukan pilihan pompa air. Sehingga berakibat pada pembengkakan biaya dan hasil kerja yang kurang memuaskan.

Secara umum, setiap unit mesin pompa baru yang di jual oleh distributor resmi maupun toko, dilengkapi dengan data spesifikasi yang meliputi:
Perlu diperhatikan saat memilih pompa sumur bor yang tepat untuk rumah tangga maupun perumahan akan dapat membantu rencana pekerjaan pembuatan sumur bor lebih lancar, bahkan sesuai seperti yang telah diperhitungkan baik secara teori maupun aplikasinya.

Berikut sedikit tips pemilihan pompa sumur bor
- Kita harus mengetahui data geologi disekitaran lokasi yang akan dibuat sumur bor, Baik data berupa jenis batuan maupun sumber air(akuifer) yang tersedia dilokasi tersebut.
- Kemudian kita harus mengetahui pada kedalaman berapa akuifer tersebut ada serta berapa Volume air pada kedalaman tersebut, Cara dilakukan adalah melakukan survey geolistrik.
- Disamping itu juga untuk persediaan suplay listrik (watt) dari tempat sumur bor digunakan. jangan sampai menyebabkan MCB dan mesin akan mati.

Haruskah kita beralih ke pompa submersible ? Jawaban nya tergantung owner atau tingkat debit air yang ingin didapat, simak ulasan beriku:t

Pada kesempatan ini, kita akan mengulas sedikit tentang kenapa harus submersible serta bagaimana cara memilih pompa submersible / pompa satelit untuk rumah tangga.

Seiring dengan menurunnya tingkat permukaan air di kota2 besar, rumah rumah mulai beralih dari pompa sumur dangkal, ke pompa jet pump namun akhir akhir ini lebih banyak ke pompa submersible/ sible/ satelit.

Kalau secara nama pompa submersible berarti direndam di dalam air sumur. Pompa sible/ submersible untuk jasa pengeboran sumur sendiri sebenarnya kadang disebut pompa celup untuk kolam, sewage ataupun pompa sumppit. Akan tetapi ini kita akan mengulas pompa submersible khusus untuk sumur dalam yang biasa disebut pompa satelit / submersible bore hole pump.

Pompa submersible untuk pengeboran sumur dalam pada rumah tangga dibagi menjadi 2 kategori, yaitu pompa submersible untuk sumur 3 inch, dan submersible untuk sumur 4 inch. Juga sebagai catatan, pompa submersible 3 inch bukan berarti diameter pompa 3 inch, tetapi pompa tersebut bisa masuk ke sumur bor diameter pipa 3 inch

Akan tetapi perlu diperhatikan juga, bahwa terkadang tebal pipa pipa dengan kualitas bagus seperti merk rucika. Pompa jadi terkadang agak sempit untuk masuk ke pipa tersebut atau terkadang malah tidak bisa masuk karena pipa terlalu tebal. Jadi saat pemilihan pipa casing sumur pun berpengaruh dalam pemilihan pompa.

Namun secara umum, tebal pipa pipa seperti maspion abu atau pipa2 lainnya cukup untuk dimasuki pompa submersible dengan diameter inch seperti yang disebutkan diatas. Jika ingin tetap menggunakan pipa kualitas bagus seperti rucika, lebih baik diameter pipanya lebih besar sedikit, seperti 6 inch.

Pertanyaan yang akan muncul adalah kapan kita memakai 3 inch atau 4 inch? Biasanya hal itu tergantung sumur di rumah anda. Secara umum ada beberapa sumur yang sudah dibuat untuk sumur jet pump dengan struktur pipa 4 inch sampai mata ventury, sisanya 3 inch.

Karena jetpump sudah tidak bisa menghisap rumah rumah yang sudah memiliki struktur sumur tersebut kita bisa mengganti dengan pompa submersible 3 inch. sible sumur 3 inch, dipopulerkan oleh pompa submersible type SQ merk Grundfos.

Saat kita sudah tahu berapa diameter pompa yang dibutuhkan, kita harus mengetahui dalamnya sumur dan permukaan air untuk memilih pompa submersible yang kita butuhkan. Dalamnya sumur berbeda2 di tiap daerah, bahkan di kota yang sama pun berbeda2. Hal ini disebabkan karena lapisan air (aquifer), struktur tanah dan batu yang berbeda pada setiap daerah.

Biasanya tukang sumur bor yang sering mengebor di daerah tersebut yang mengetahui berapa dalam kita harus mengebor. Apabila kurang yakin kita juga bisa meminta orang geologi untuk melihat struktur tanah di tempat anda dengan menggunakan cara geolistrik (sebelum pengeboran) dan logging (setelah pengeboran).
Well Logging: untuk mencatat lapisan / liotologi batuan pada lubang sumur

Setelah kita mengetahui dalam sumur beserta permukaan air, barulah kita bisa menentukan pompa mana yang akan digunakan. Secara umum patokan yang bisa di gunakan adalah sebagai berikut:

-Permukaan air 30-40 meter: Pompa Submersible 1/2 HP.
-Permukaan air 40-50 meter: Pompa submersible 3/4 HP.
-Permukaan air 50-70 Meter: Pompa submersible 1 HP.
-Permukaan air 60-80 meter: Pompa submersible 1.5 HP.

Tapi patokan tersebut tergantung dari supply air sumur kita dan pemakaian air yang digunakan di rumah kita. Patokan tersebut dihitung dengan mengingat bahwa kebutuhan air di rumah tangga adalah sekitar 2 m3/jam atau 3 m3/jam.

Ternyata Apabila penggunaan air anda lebih besar, karena digunakan untuk kolam renang, kolam ikan, atau banyaknya orang yang tinggal di rumah kita, maka HP/ PK pompanya harus diperbesar.

Pompa Submersible yang dijual di toko toko biasanya hanya berupa Pompa dan Motor saja. Belum termasuk kabel atau panel. Untuk mendapatkan perlengkapan pompa yang siap pakai, biasanya anda harus membeli tambahan seperti:

Kabel Power
Kabel power adalah kabel supply listrik dari Control Box / Panel ke Pompa. biasanya tebal dari kabel disesuaikan dengan panjang kabel yang dibutuhkan. Namun untuk pompa rumah tangga dengan daya tidak lebih besar dari 1 HP serta panjang tidak lebih dari 70 Meter, di sarankan memakai kabel ukuran 3 x 1.5 M.

Jenis kabel submersible yang biasa digunakan ada 2 macam: Kabel NYY-HY (Kabel Hitam Serabut) dan Kabel Submersible Flat Core (Kabel gepeng khusus untuk pompa submersible). Kebel ini jelas lebih mahal dari kabel jenis NYY-HY, tapi kualitasnya jauh lebih baik. Merk kabel flat core ada merk Jainson dan CRI

Panel
Untuk paanel biasanya digunakan untuk pengamanan pompa. Dan sebenarnya tanpa panel pun pompa sudah bisa berjalan. Jika kita memakai submersible pump disrankan menggunkan tambahan panel ini. Standard panel untuk pompa sumbermsible: MCB, Contactor, Thermis (Pengaman Panas), dan WLC (Water Level Control: untuk mengamankan pompa apabila air sumur habis lebih dalam dari kedalaman pompa)

Kabel Elektroda dan elektroda
Kabel elektroda merupakan pelengkap apabila anda menggunakan panel yang memiliki WLC. Sensor dari WLC ini akan bekerja dengan elektroda yang dipasang di ujung kabel elektroda yang memberi tahu panel apabila air di dalam sumur habis. Kabel elektroda untuk pompa submersible rumah tangga biasanya kami

Resin
Resin adalah penyambung kabel dari pompa ke kabel power. Ada beberapa merk pompa sudah memberikan resin sebagai paket dari pompa, tapi ada beberapa merk pompa murah yang belum.

Stabilizer
Bila voltase tegangan kita dengan beban berfluktuasi maupun tidak ada beban, disarankan memakai Stabilizer. Karena pompa submersible biasanya rentan dengan voltase yang tidak sesuai dengan yang disarankan yaitu 220 Volt.

Selanjutnya kita menuju merk Pompa. Apabila kita cukup, tentu disarankan pompa submersible dengan merk bagus seperti: Grundfos, Pedrollo, Franklin, WILO, Orlando, Nocchi, dll. Tapi kami juga menyediakan pompa submersible murah, dengan merk: Firman, Venezia, Airlux, Olyima, Omrong, Kyodo, Prasidha, Massimo, York, CRI, Orange, Hung Pump / Bossco, CNP, Homebase Pump, dll. Dengan begini hasil suplly air tidak akan maksimal, karena kesalahan pemilihan pompa.
Hubungi kami sekarang juga di wa/hp Hubungi 085894954610 (klik untuk terhubung ke wa langsung) untuk jasa pembuatan sumur bor, Jasa sumur bor artesis
Jasa sumur bor dalam
Jasa sumur bor semi artesis
Jasa sumur bor jetpump

Back to home.